Tanggal 13
Mei 2012. Kebetulan saya adalah anggota dari Ubaloka, suatu organisasi yang
bergerak dibidang Sosial yang terbentuk oleh Siswa-siswi SMA yang aktif
dibidang kepramukaan. Ubaloka ini di koordinasi langsung dibawah TIM SAR
Temanggung.
oke, langsung ke TKP,,
Tepatnya di Kampung Kedepokan, Tlogopucang, Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung. Tanggal 09 Mei 2012 di lokasi tersebut terjadi Bencana Tanah Longsor, dimulai dengan suara gemuruh pada dini harinya. Pada hari minggu tanggal 13 Mei tersebut, keadaan sudah mulai terkondisi namun warga masih berada di tempat pengungsian. Kedatangan saya sebetulnya pada hari sabtu sore bersama rombongan UBALOKA (sekita 9 personel). Tapi karena kondisi fisik yang kurang memungkinkan saya memutuskan untuk pulang pada Sabtu malam, dan kembali lagi ke TKP pada minggu pagi. Minggu pagi,Pukul 10.00, saya tiba di Tlogopucang, teman-teman yang lain sedang santai-santai karena jam-jam sekian memang sedang tidak ada pekerjaan yang bisa kami kerjakan. Namun, setelah difikir-fikir, tidak pantas jika kami hanya nganggur atau hanya duduk saja di tenda milik SAR Kab. Temanggung. Kami memutuskan untuk datang ke rumah-rumah warga, dan yang kami lihat, mereka sedang menurunkan genting-genting rumah, akhirnya kami membantu warga untuk menurukan genting-grnting tersebut. Sebelum membantu menurunkan genting, saya membantu dari Tim TAGANA Temanggung untuk mengirim makanan ke warga yang sedang melaksanakan kerja bhakti. Samapai pukul 12,.00 kami membantu warga dan setelah itu kami kembali ke posko untuk melaksanakan makan siang dan Sholat Dzuhur. Setelah itu kami memutuskan untuk pulang dan mempersiapkan untuk Sekolah keesokan harinya. Tentunya ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi saya dan teman-teman Ubaloka lainnya.
oke, langsung ke TKP,,
![]() |
| Relawan |
Tepatnya di Kampung Kedepokan, Tlogopucang, Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung. Tanggal 09 Mei 2012 di lokasi tersebut terjadi Bencana Tanah Longsor, dimulai dengan suara gemuruh pada dini harinya. Pada hari minggu tanggal 13 Mei tersebut, keadaan sudah mulai terkondisi namun warga masih berada di tempat pengungsian. Kedatangan saya sebetulnya pada hari sabtu sore bersama rombongan UBALOKA (sekita 9 personel). Tapi karena kondisi fisik yang kurang memungkinkan saya memutuskan untuk pulang pada Sabtu malam, dan kembali lagi ke TKP pada minggu pagi. Minggu pagi,Pukul 10.00, saya tiba di Tlogopucang, teman-teman yang lain sedang santai-santai karena jam-jam sekian memang sedang tidak ada pekerjaan yang bisa kami kerjakan. Namun, setelah difikir-fikir, tidak pantas jika kami hanya nganggur atau hanya duduk saja di tenda milik SAR Kab. Temanggung. Kami memutuskan untuk datang ke rumah-rumah warga, dan yang kami lihat, mereka sedang menurunkan genting-genting rumah, akhirnya kami membantu warga untuk menurukan genting-grnting tersebut. Sebelum membantu menurunkan genting, saya membantu dari Tim TAGANA Temanggung untuk mengirim makanan ke warga yang sedang melaksanakan kerja bhakti. Samapai pukul 12,.00 kami membantu warga dan setelah itu kami kembali ke posko untuk melaksanakan makan siang dan Sholat Dzuhur. Setelah itu kami memutuskan untuk pulang dan mempersiapkan untuk Sekolah keesokan harinya. Tentunya ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi saya dan teman-teman Ubaloka lainnya.
.jpg)
0 Komentar untuk "Pengalaman Pertama Menjadi Relawan"